fbpx
logo increasink blog

4 Macam Strategi Konten Instagram untuk Meningkatkan Penjualan

April 13, 2022

Sekarang ini, meng-upload konten saja tidak cukup. Jika ingin menang dari kompetitor, Anda perlu mengetahui memakai strategi konten Instagram yang efektif. Karena, mau bagaimanapun, Instagram punya winning pattern-nya sendiri.

Bicara tentang berbisnis di Instagram memang tidak ada habisnya. Banyak orang berkata, kalau ingin jualan laku keras, sering-seringlah membuat konten yang interaktif. Tak sedikit pula menyebutkan, lebih penting meng-upload konten secara konsisten. Lantas, mana yang benar?

Keduanya benar-benar saja, asal digunakan dengan tepat sesuai porsinya masing-masing. Akan tetapi, konten akan berakhir sia-sia bila Anda — selaku Business Owners — tidak memakai strategi konten Instagram. 

Pendiri Digital Branding Institute Juntae DeLane menuliskan, menyusun strategi konten Instagram membantu Anda mengetahui semua titik lemah akun bisnis Instagram Anda dan bagaimana cara mengatasinya.

Di balik strategi konten Instagram

strategi konten

Kenapa menyusun strategi konten bisa membantu Anda mengatasi kelemahan akun Instagram brand Anda? Menurut Schaffer (2022) dalam blog pribadinya, hal ini karena membuat strategi konten dimulai dengan mengevaluasi akun Instagram brand Anda terlebih dahulu. Sehingga, Anda akan tahu mana saja celah yang harus diperbaiki.

Apakah profil sudah mencerminkan keinginan terpendam audiens Anda? Apakah konten sudah menarik dari segi visual maupun isi? Apakah konten dan profil sudah sesuai dengan tujuan bisnis Anda — entah untuk keperluan brand awareness, meningkatkan jumlah pengikut, atau malah buat closing?

Menyusun strategi secara matang

strategi konten
Photo by Kaleidico on Unsplash

Nah, hasil evaluasi tadi akan menjadi acuan Anda dalam menyusun strategi konten yang tepat dan efektif. Seperti apa strategi yang tepat dan efektif? Intinya itu meliputi membuat tema konten, menyusun content pillars, dan merencanakan mengeposkan konten.

Baca Juga  Cara Promosi di Instagram Story untuk Tingkatkan Penjualan

Pertama, menetapkan tema konten. Pada intinya, Instagram adalah media sosial yang mementingkan kualitas visual, sehingga target audiens akan menilai sebagus apa brand atau merek Anda melalui visual dari akun Instagram brand Anda. Demikianlah, pada tahap ini, warna tema dan format postingan harus segera ditetapkan.

Berikutnya, membuat content pillars. Dalam tahap ini, setiap konten harus dibuat sesuai dengan tujuan bisnis Anda. Tujuan tersebut antara lain ada awareness untuk membangun brand awareness pada audiens, consideration untuk menjadikan brand sebagai top of mind, dan decision untuk hard selling.

Terakhir, merencanakan mengeposkan konten. Seperti disebutkan sebelumnya, mengeposkan konten secara konsisten, hukumnya wajib. Namun, bukan berarti ‘konsisten’ itu dilakukan ‘sesering mungkin’, ya! Anda harus menetapkan dulu konten mau di-post berapa banyak dalam seminggu. Juga, jam posting konten disesuaikan dengan waktu aktif audiens.   

4 Macam Strategi Konten Instagram

Tahu cara membuat strategi konten Instagram saja tidak cukup. Karena, point terpenting adalah strategi dapat membantu Anda mencapai tujuan bisnis Anda. Dengan demikian, Anda juga harus memahami apa saja macam-macam strategi konten Instagram, biar kerja Anda nanti lebih efektif.

Apa saja macam-macam strategi tersebut? Secara garis besar, strategi konten Instagram berdasarkan fitur-fitur yang ada terbagi menjadi empat, yakni exposure, connection, nurture, dan close.

Pertama, exposure. Strategi satu ini dapat membantu akun Instagram Anda untuk lebih dikenal luas oleh audies, dengan membuatnya menjadi viral. Bisa dengan menggunakan video singkat, reels, ataupun tren viral. Untuk eksekusinya sendiri, Anda cukup mengeposkan konten minimal sekali sehari.

Kedua ada connection. Dengan strategi ini, hubungan Anda dengan audiens bisa jadi lebih dekat. Biasanya dilakukan dengan berinteraksi dengan audiens di kolom komentar postingan feed. Untuk eksekusinya sendiri, pastikan konten memiliki value atau nilai yang cukup kuat, dan jangan lupa membalas komentar dari target audiens.

Baca Juga  Begini Cara Memaksimalkan Media Sosial untuk Bisnis e-Commerce Anda!

Berikutnya, nurture atau menjaga loyalitas target audiens. Bisa dengan menggunakan Instagram Story, Instagram Live, Instagram Audio, ataupun podcast. Untuk strategi ini, pastikan konten Instagram Story dibuat sesuai tujuannya — membuat audiens mau berinteraksi dengan Anda.

Terakhir ada close. Inilah tujuan terakhir dari strategi konten Instagram Anda: closing produk. Ya, strategi ini baru bisa dipakai kalau Anda sudah melalui exposure, connection, dan nurture. Kalau sudah, Anda bisa langsung menggunakan DM/Telepon/Email/WhatsApp/IG Shop untuk meng-upload konten khusus hard selling.

Penutup

Itulah penjelasan mengenai strategi konten Instagram untuk meningkatkan penjualan. Pada dasarnya, Anda harus mengenal brand Anda dengan baik terlebih dulu, baru kemudian Anda susun strategi konten yang efektif.

Dengan 4 macam strategi konten di atas, Anda akan lebih terbantu dalam membuat rencana berbisnis di Instagram. Selain growth akun Instagram, juga meningkatkan angka penjualan dengan cepat.

Ingin meningkatkan penjualan dalam waktu dekat? Serahkan saja pada Increasink! Kami telah berpengalaman selama 10 tahun dengan bisnis perorangan maupun perusahaan. Tidak hanya sekadar posting, posting, dan posting. Kami juga memastikan pengelolaan akun Instagram bisnis Anda selaras dengan misi brand dalam jangka panjang!

Sumber: Digital Branding Institute | Neal Schaffer

Share this article:

DOWNLOAD

E-book Gratis

Dapatkan berbagai e-book seputar Marketing, Branding, SEO, Social Media secara gratis.

Langganan Newsletter Increasink

Dapatkan beragam artikel tutorial, insight dan tips menarik seputar dunia branding dan digital langsung melalui email Anda.
Berlangganan gratis sekarang!

By entering your email, you agree to our Terms of Service and Privacy Policy.

Anda mungkin suka

Mau meningkatkan Bisnismu di Dunia Digital?

Dapatkan beragam artikel tutorial, insight dan tips menarik seputar dunia branding dan digital langsung melalui email Anda. 

Berlangganan gratis sekarang!

free e-book

Manfaatkan social media trend untuk menjangkau lebih banyak pelanggan melalui media sosial.

× Whatsapp Kami