Pentingnya Repurpose Content dan 6 Cara Melakukannya

July 23, 2022

Saat sedang stuck dan kebetulan waktunya tidak cukup, adakalanya melakukan repurpose content dapat memudahkan pekerjaan Anda dan tim. Bukan berarti tidak kreatif, justru cara ini merupakan jalan tercepat untuk memberikan konten berkualitas tinggi sesuai yang diinginkan audiens.

Sebelum lanjut membaca, kami imbaukan kepada Anda untuk membaca artikel serial membuat konten lainnya. Simak artikel ini untuk mengetahui formula 3C (Consume, Contemplate, dan Create) dalam membuat konten. 

Jika sudah, silakan lanjutkan dengan membaca artikel ini. Sebab, dengan begitu, Anda dan tim bisa lebih efisien dan efektif dalam melalui tahap consume. Baca juga artikel ini supaya kalian bisa menyelesaikan tahap create dengan cepat.

Kami sangat sarankan juga kepada Anda untuk menyimak pembahasan ini. Penting sekali rasanya mengetahui batasan-batasan dalam membuat konten, sehingga Anda dan tim bisa menghindari hal yang tidak-tidak di masa mendatang.

Adapun artikel “Pentingnya Repurpose Content dan 5 Cara Melakukannya” bisa membantu Anda dan tim dalam menyelesaikan semua tahapan 3C, di mana hasilnya 10 kali lipat lebih baik daripada sebelum-sebelumnya!

Apa itu repurpose content?

Sebelum membahas lebih lanjut, ada baiknya kita mengetahui apa itu repurpose content. Melansir dari laman Backlinko, repurpose content atau daur ulang konten adalah taktik menggunakan kembali konten yang pernah dibuat untuk menjangkau lebih banyak audiens.

Maksud daur ulang di sini bisa berupa menggunakan kembali konten secara utuh atau memanfaatkan beberapa elemen dari konten tersebut guna mengubah format dari konten (misal, mengubah artikel blog menjadi infografis). 

Cara melakukan repurpose content

1. Publish ulang postingan yang sudah ada

repurpose content
Publish Ulang Postingan yang Sudah Ada │ Dok.Increasink

Cara termudah dan tercepat untuk melakukan repurpose content adalah dengan mengupload konten kembali di media sosial (medsos) tempat bersarangnya konten tersebut.

Baca Juga  Kenapa Gimmick Marketing Bisa Bikin Brand Viral? Ini Penjelasan & Cara Melakukannya!

Namun demikian, perlu diperhatikan bahwa cara seperti ini tidak akan sebagus dulu dalam soal meningkatkan ranking atau visibilitas dari akun medsos atau situs web. 

Mau bagaimanapun, algoritma medsos dan situs web sudah cukup pintar dalam mendeteksi mana konten yang organik dan mana sebaliknya.

Meski begitu, dengan publish ulang sebuah konten, Anda dan tim akan sangat terbantu dalam menjangkau banyak audiens, bahkan lebih banyak dari sebelumnya. Langkahnya pun sangat mudah dilakukan; Anda dan tim hanya membutuhkan 1-2 menit dalam melakukannya!

2. Repurpose content untuk guest post

repurpose content
Repurpose Content untuk Guest Post │ Dok.Increasink

Kita tahu sendiri kalau situs web dan medsos (khususnya Instagram) menyediakan fitur guest post untuk memudahkan kita dalam memperluas jangkauan akun, dengan cara “menumpang” posting di situs web atau akun lain.

Namun demikian, kita mengingat pula betapa sedikitnya waktu yang dimiliki untuk mengurus keperluan di luar pekerjaan utama. Kalaupun boleh jujur, membuat satu konten lagi secara full benar-benar merepotkan dan menambah beban pekerjaan.

Itulah mengapa Anda dan tim bisa melakukan repurpose content untuk keperluan guest post. Dengan mendaur ulang konten yang pernah dibuat, kalian bisa membuat konten yang sesuai dengan karakter tuan rumah, tanpa menghilangkan karakter dari brand kalian.

Misal, katakanlah Increasink.co.id memiliki artikel tentang gimmick marketing seperti ini, dan hendak melakukan guest post di situs web tuan rumah yang berfokus pada topik strategi marketing.

repurpose content
Contoh repurpose content untuk guest post @ Bibah/Increasink

Maka, tanpa perlu repot-repot membuat konten dari nol, kami bisa crop beberapa paragraf tulisan untuk diolah menjadi konten baru yang sesuai dengan karakter dari situs web tuan rumah dan kami.

Misalnya seperti membahas beberapa contoh dari penerapan gimmick marketing. Atau, contoh produk dari gimmick marketing. Dan sebagainya. 

Baca Juga  7 Cara Mudah Mendapatkan Berbagai Ide Konten untuk di Instagram

3. Mengubah konten dalam bentuk tulisan menjadi dalam bentuk dominan visual.

repurpose content
Mengubah Konten tulisan menjadi dominan Visual │ Dok.Increasink

Ini cara mudah berikutnya yang bisa Anda dan tim terapkan. Kalaupun boleh jujur, Increasink terkadang juga suka menggunakannya. Yaitu dengan membuat konten Instagram dari artikel yang sudah ada di blog.

Contohnya artikel kami soal kasus konten promosi berbau agama oleh Holywings kemarin. Mula-mula, kami membuat versi artikel blognya terlebih dahulu, yang bisa Anda cek di sini.

repurpose content
Contoh Repurpose Content yang Dilakukan oleh Increasink @ Bibah/Increasink

Bisa dilihat di beberapa bagian artikel, ada tulisan yang inti bahasannya sama dengan konten kami di Instagram. Jika penasaran dan ingin membandingkan, Anda bisa mengeceknya langsung di sini.

repurpose content
Contoh Bagian Paragraf yang Kena Repurpose Content @ Bibah/Increasink

4. Pecah-pecah konten yang gemuk menjadi beberapa bagian

repurpose content
Pecah konten gemuk menjadi beberapa bagian│ Dok.Increasink

Anda dan tim juga dapat melakukan repurpose content dengan memecahnya menjadi bagian-bagian yang lebih kecil, lho! Entah konten-kontennya nanti di-publish di platform yang sama ataupun di medsos lain.

Sebagai gambaran mudahnya, Increasink pernah membuat artikel soal strategi social media marketing untuk bisnis e-Commerce — bisa dilihat di sini. Artikel tersebut kurang lebih membahas tentang definisi, manfaat, beserta strategi dari mengoptimalkan bisnis e-Commerce di medsos. 

repurpose content
Contoh Repurpose Content Menjadi Beberapa Bagian @ Bibah/Increasink

Namun demikian, seperti kita ketahui bahwa platform medsos ada bermacam-macam, mulai dari Facebook, Instagram, hingga TikTok. Setiap dari platform tersebut memiliki karakteristiknya masing-masing, sehingga strategi pemasarannya akan berbeda satu sama lain.

Maka itu, bagian dari artikel yang membahas soal platform medsos, bisa dilakukan repurpose content menjadi “beberapa artikel pelengkap” dengan pembahasan yang lebih khusus dan mendalam. Tidak lagi terlalu umum seperti pada artikel tadi.

repurpose content
Contoh Repurpose Content Menjadi Beberapa Bagian @ Bibah/Increasink

Bisa dilihat di situs web Increasink.co.id, kami telah membuat artikel untuk di Facebook, Instagram, LinkedIn, Twitter, YouTube, dan Tiktok

5. Update artikel lama dengan menambahkan informasi baru

repurpose content
Update Artikel Lama dengan Menambahkan Informasi Baru │ Dok.Increasink

Cara ini sangat kami rekomendasikan kepada Anda, apalagi jika artikel Anda di situs web ada yang mendapatkan ranking 1 di Google. Selain menghemat banyak waktu, Anda juga bisa menyediakan informasi yang terbaru, relevan, dan bermanfaat bagi audiens.

Baca Juga  Formula Sederhana "3C" dalam Membuat Konten Instagram

Dengan menambahkan kata “update terbaru” pada judul artikel, misalnya. Pembaca Anda, baik yang calon maupun sudah pernah membaca artikel, akan tertarik untuk membaca artikel Anda sampai habis. Karena, akan timbul perasaan bahwa artikel Anda benar-benar unik dan tidak bisa ditemukan di situs web lain.

6. Repurpose content untuk konten email marketing

repurpose content
Repurpose Content untuk Konten Email Marketing │ Dok.Increasink

Mungkin beberapa di antara Anda ada yang pernah membuka email Increasink, dan melihat salah satu isi tulisannya mengarahkan Anda pada artikel di Increasink.co.id begitu mengkliknya. Selain termasuk strategi email marketing, cara seperti ini juga merupakan bagian dari praktik repurpose content.

Dengan melakukan repurpose content, kami coba mendaur ulang artikel di situs web menjadi konten email dengan jumlah kata yang jauh lebih sedikit, supaya Anda merasa tertarik untuk lanjut membacanya sampai habis di situs web. Apakah Anda menyadarinya?

Bagi Anda yang belum berlangganan dengan Increasink.co.id, mungkin akan merasa bingung dengan perkataan kami dan masih belum mendapatkan gambarannya. Sayang sekali, kami tidak bisa memberikan contohnya begitu saja kepada Anda, karena ada privacy di dalamnya.

Namun demikian, Anda tetap bisa melihat langsung praktik dari repurpose content untuk konten email marketing dengan cara berlangganan email Increasink.co.id. 

repurpose content

Cara Berlangganan Email Increasink.co.id @ Bibah/Increasink

Silakan tuju bagian paling bawah dari tulisan ini, lalu tekan tombol “Berlangganan”. Kemudian, cek pesan masuk dari Increasink.co.id. Bandingkan tulisan versi artikel di situs web kami dengan versi repurpose content untuk konten email marketing.  

Kesimpulan

Repurpose content adalah alternatif termudah ketika Anda dan tim sedang dikejar deadline, tetapi belum terpikirkan ingin membuat konten apa. Apalagi jika kalian menginginkan konten yang viral atau minimal mendapat engagement yang tinggi.

Pastikan agar repurpose content dilakukan dengan tepat dan tidak berlebihan. Jangan sampai audiens kalian disuguhkan dengan konten yang itu-itu saja, karena lama-kelamaan mereka akan jenuh dengan akun Instagram kalian, sehingga hanya menunggu waktu saja bagi akun untuk ditinggalkan.

Semoga artikel ini bermanfaat, dan semangat membuat konten!
Sumber: backlinko | HubSpot

Share:

Mau meningkatkan Bisnismu di Dunia Digital?

Dapatkan beragam artikel tutorial, insight dan tips menarik seputar dunia branding dan digital langsung melalui email Anda.
Berlangganan gratis sekarang!

By entering your email, you agree to our Terms of Service and Privacy Policy.

Anda mungkin suka

Mau meningkatkan Bisnismu di Dunia Digital?

Dapatkan beragam artikel tutorial, insight dan tips menarik seputar dunia branding dan digital langsung melalui email Anda. 

Berlangganan gratis sekarang!

free e-book

Manfaatkan social media trend untuk menjangkau lebih banyak pelanggan melalui media sosial.