fbpx
logo increasink blog

Buzz Marketing, Strategi Ampuh Menyita Perhatian Konsumen

July 19, 2022

Saat bermain media sosial (medsos), pernahkah Anda melihat sebuah postingan tentang produk atau brand, di mana postingan tersebut mendapatkan banyak likes, komentar, dan share? Oh, bahkan Anda pun sampai ikut antusias membicarakannya!

Uniknya, Anda dan pengguna medsos lainnya tidak merasa terpaksa dalam melakukannya. Mengungkapkan pendapat ya karena punya pengalaman yang memorable dengan brand tersebut. Atau, antusias dengan apa-apa tentangnya. Dan sebagainya.  

Tahukah Anda kalau itu merupakan bagian dari strategi marketing? Tanpa Anda sadari, brand sedang mencoba membentuk persepsi Anda terhadapnya secara terselubung! 

Lho, bukannya aksi marketing dari suatu brand mudah diidentifikasi, ya?

buzz marketing
Lho, bukannya aksi marketing dari suatu brand mudah diidentifikasi, ya? │ Dok. Increasink

Jadi begini ceritanya. Dalam dunia marketing, ada sebuah strategi bernama buzz marketing, di mana fokusnya membuat target audiens agar mau terus membicarakan produk atau brand secara sukarela. Sehingga dengan begitu, brand awareness bisa meningkat, dan produk lebih cepat closing.  

Bagaimana cara melakukannya?

Dengan membuat postingan ‘sensasional’ di media sosial. Sudah, itu saja.

Itu artinya, Anda dan tim mesti tahu cara membuat postingan sensasional agar bisa menjadi hot topic

Dan biasanya, konten akan cepat viral jika diposting oleh influencer, karena mereka punya pengaruh besar terhadap followers mereka. Bahkan, hanya dalam satu kedipan mata!

Apakah buzz marketing hanya soal influencer?

apakah buzz marketing hanya soal influencer
Gambar oleh Gerd Altmann dari Pixabay

Tentu saja tidak. Masih banyak cara lainnya untuk Anda dan tim menerapkan buzz marketing. Apa saja itu?

Baca Juga  4 Contoh Iklan Produk Sepeda Motor dari Yamaha, Menarik & Menjual!

Masuk ke grup atau forum sehubungan interest konsumen Anda. Biasanya, beberapa di antara konsumen Anda suka masuk ke dalam suatu grup untuk menemukan komunitas dengan interest serupa. Sangat mungkin untuk grup tersebut sehubungan dengan produk atau brand Anda.

Manfaatkanlah celah ini untuk menerapkan buzz marketing. Minimal, berbagilah tentang produk atau brand Anda dengan konsumen. Atau, sekadar memberi komentar pada postingan mereka.

Tambahkan section forum pada website perusahaan. Sangat mungkin untuk konsumen Anda memiliki keinginan untuk bergabung dengan komunitas khusus konsumen. Entah untuk membicarakan seputar produk, saling bertukar pikiran, ataupun mendapatkan jawaban langsung dari perusahaan.

Rutin membuat podcast, dengan menghadirkan host-host ternama atau minimal punya pengaruh besar dalam kehidupan konsumen. Dengan begitu, antusiasme konsumen Anda akan terus terjaga.

Adakah risiko dari menggunakan buzz marketing?

buzz marketing
Adakah Risiko Buzz Marketing │ Dok. Increasink

Sayangnya, ada. Itu juga karena dari konsep dasar buzz marketing itu sendiri jika tidak hati-hati dalam menggunakannya. Kok bisa?

Mau diakui atau tidak, sekarang ini konsumen Anda sudah lebih telaten dalam membedakan mana yang marketing dan mana sebaliknya. Bahkan, sampai di tahap tidak suka jika ada postingan viral, tapi ada “bau-bau” kepentingan.

Sedikit salah saja dalam mengonsep buzz marketing Anda, bisa-bisa kontennya nanti tidak terlihat natural. Reputasi brand menjadi taruhannya.

Jadi, harus bagaimana?

Alangkah baiknya, Anda dan tim melakukan brainstorming, lalu membuat daftar beberapa ide konten dari hasil brainstorming tersebut. Pastikan ide-ide tersebut sudah dipikirkan unsur kreativitas dan efek kejutannya — tidak hanya mendaur ulang milik kompetitor.

Mau bagaimanapun, kunci kesuksesan buzz marketing ada pada konten. Apakah konten berhasil menggelitik antusiasme konsumen atau malah sebaliknya. Pun, konten cepat viral, tapi kalau brandingnya kurang kuat juga percuma.

Jadi, terlihat rumit, ya? Namun, Anda tidak perlu khawatir. Ada beberapa macam buzz marketing yang dapat memudahkan Anda dan tim dalam membuat konten secara efektif. Apa saja itu?

Baca Juga  Tidak Cuma B2C, Ini 4 Cara Buat B2B Gimmick Marketing Sukses!

1. Controversial buzz campaign

buzz marketing
Controversial Buzz Campaign │ Dok. Increasink

Seperti namanya, pada intinya Anda membuat campaign dengan konten kontroversial, entah itu dari segi desainnya maupun tulisannya, dengan catatan dapat menimbulkan reaksi emosional dalam diri konsumen, sehingga dari situ konten mendapat perhatian & tak henti-hentinya dibicarakan.

Itu berarti, pemilihan topik dari campaign haruslah tepat, menyinggung apa-apa yang terbaik dari produk atau layanan brand. Tidak keluar jalur atau bahkan malah cenderung menyudutkan brand

Mau bagaimanapun, strategi buzz marketing satu ini punya efek jangka panjang pada konsumen Anda. Karena itu, jangan sampai campaign yang Anda pilih membuat brand dikenang kurang baik, ya!

2. Hilarious buzz campaign

buzz marketing
Hilarious Buzz Campaign │ Dok. Increasink

Anda pasti sering mendapati konten-konten lucu mendapatkan banyak jumlah likes dan sering dibicarakan, bukan? Nah, itulah cara kerja dari hilarious buzz campaign. Anda dan tim ‘membungkus’ marketing lewat konten yang mengundang gelak tawa para konsumen.

Kendati begitu, membuat konten lucu tidak semudah dibayangkan. Anda dan tim perlu memastikan agar konten sesuai dengan psikologis audiens saat ini, dan juga tidak menyinggung dan melanggar norma-norma masyarakat. 

Sering kali kejadian di mana brand mendapatkan sentimen negatif karena konten lucu mereka menyinggung perasaan beberapa pihak. Hal ini tentu saja berdampak buruk bagi brand secara jangka panjang.

Harusnya brand bisa membuat campaign lucu yang interaktif, memorable, bahkan menyangkut kepentingan sosial. Dengan begitu, brand akan dikenang sebagai brand yang memiliki kedekatan khusus dengan konsumen mereka.

3. Exclusive buzz campaign

buzz marketing
Exclusive Buzz Campaign │ Dok. Increasink

Bersifat eksklusif dan membikin orang-orang penasaran, itulah inti dari aturan main exclusive buzz campaign. Entah itu dalam bentuk memberikan surprise ulang tahun ataupun rilis produk baru. Pokoknya, apa-apa yang membuat konsumen senang dan tidak sabar menunggu.

Baca Juga  Hati-Hati, Ini 6 Gimmick Marketing yang Merusak Reputasi Brand Anda!

Biar lebih dapat bayangannya, mungkin kita bisa detailkan lagi contoh campaign rilis produk baru tadi. Jadi intinya, Anda dan tim bisa membuat konsumen untuk tertarik lebih jauh dengan produk baru dengan menawarkan mereka akses lebih ke fitur khusus atau lanjutan. 

Nah, dari situ bisa dilihat ‘kan betapa ‘eksklusifnya’ produk baru tersebut? Akan sangat mungkin bagi produk baru tersebut untuk semakin ramai dibicarakan, dan brand pun akan menjadi perhatian utama target audiens!

Langkah selanjutnya

Oke, sampai di sini Anda sudah mengenal lebih jauh apa itu buzz marketing, risiko dari menggunakannya, beserta macam-macamnya. Pertanyaan, apakah cukup itu saja?

Tentu tidak! Anda dan tim juga perlu tahu bagaimana caranya menjaga antusiasme audiens Anda. Jangan sampai mereka antusias dengan campaign Anda, tapi tidak mendapatkan buah hasil dari upaya tersebut. Buatlah mereka merasa istimewa sekaligus bikin target audiens lainnya merasa FOMO karena belum mengikuti berita tentang brand Anda.

Selain itu, Anda dan tim juga harus mengukur keberhasilan campaign Anda secara seksama, mulai dari segi jumlah mention brand hingga jumlah followers yang diperoleh dalam kurun waktu tertentu. Gunakanlah tools yang tepat agar dapat memudahkan pekerjaan Anda dan tim! 

Mungkin saja dari evaluasi tersebut Anda dan tim akan menemukan celah untuk mengembangkan strategi marketing Anda, seperti misalnya dengan memadukan buzz marketing dengan strategi lainnya. Bukankah ini akan menjadi ide yang cemerlang?

Kalau tertarik, Anda bisa membaca beberapa artikel kami lainnya — tentang guerilla marketing dan macam-macamnya. Karena mau bagaimanapun, buzz marketing merupakan turunan dari guerilla marketing atau strategi marketing dengan memberikan efek kejutan kepada konsumen. 

Berikut daftar artikelnya:

Guerilla Marketing, Strategi Buat Brand Viral dalam Sekejap

Ambush Marketing, Strategi Numpang tapi Bisa Bikin Brand Viral

Ambient Marketing, Trik Sederhana Buat Brand Mudah Diingat

Experiential Marketing, Taktik Buat Pengalaman Audiens Jadi Lebih Menyenangkan

Semoga bermanfaat!

Sumber: Influential | Klint | TechTarget

Share this article:

DOWNLOAD

E-book Gratis

Dapatkan berbagai e-book seputar Marketing, Branding, SEO, Social Media secara gratis.

Langganan Newsletter Increasink

Dapatkan beragam artikel tutorial, insight dan tips menarik seputar dunia branding dan digital langsung melalui email Anda.
Berlangganan gratis sekarang!

By entering your email, you agree to our Terms of Service and Privacy Policy.

Anda mungkin suka

Mau meningkatkan Bisnismu di Dunia Digital?

Dapatkan beragam artikel tutorial, insight dan tips menarik seputar dunia branding dan digital langsung melalui email Anda. 

Berlangganan gratis sekarang!

free e-book

Manfaatkan social media trend untuk menjangkau lebih banyak pelanggan melalui media sosial.