Apa itu Brand Promise? Ini Definisi, Cara Melakukan, dan Contohnya

June 28, 2022

Sebagai seorang manusia tulen, tentu Anda lebih senang dengan janji kelingking ketimbang tong kosong nyaring bunyinya. Karena bentuk janji seperti itu menunjukkan komitmen lawan bicara Anda untuk segera memenuhinya, dan tidak mungkin dilanggar kecuali dengan alasan yang masuk akal.

Sama. Cara kerja brand promise juga seperti itu. Pada dasarnya, brand yang melakukannya telah mengikat janji dengan target audiens, dimana jika dilanggar berarti akan mencoreng nama baik dari brand.

Bayangkan jika tidak ditepati. Bagaimana jadinya masa depan brand Anda? Akan seberapa besar kekecewaan konsumen pada brand? Sebesar apa dampaknya bagi pemasukan perusahaan? 

Pada artikel kali ini, kami ingin mengajak Anda untuk mengetahui apa-apa tentang brand promise, mulai dari definisi, cara membuatnya, hingga contoh-contohnya. Check it out!

Apa itu brand promise?

Sederhananya, brand promise adalah value atau experience yang diharapkan diterima oleh konsumen setiap kali mereka berinteraksi dengan brand. Dalam bentuk statement tertulis yang biasanya pertama kali atau paling sering dilihat oleh konsumen.

Dengan begitu, di alam bawah sadar konsumen akan tertanam kepercayaan seperti apa brand Anda berdasarkan statement dari brand atau brand promise. Semakin sering brand memenuhinya, konsumen akan semakin mempercayai brand dan mengingat semua value yang berhubungan dengannya.

Kutipan Gallup │ Dok. Increasink

Kendati begitu, tidak selamanya brand promise harus dalam bentuk statement tertulis. Ini bisa saja merupakan apa yang Anda dan tim, investor, dan mitra pikirkan sekaligus ekspresikan tentang brand, yang itu terlihat jelas dan dapat disimpulkan sendiri oleh audiens.

Jadi, jatuhnya beda sekali dengan tagline, ya (untuk tahu apa itu tagline secara lengkap dapat dilihat di sini). Brand promise akan lebih pada, “Ini lho yang akan kalian dapatkan setiap berinteraksi dengan brand!”

Bisa dibilang brand promise harus benar-benar berangkat dari business model Anda. Karena segala pengetahuan dasar tentang brand, mulai dari brand identity hingga brand value, lebih mudah ditentukan, dan setelah itu bisa digunakan untuk menetapkan brand promise.

Fondasi dasar brand promise

Saat baru memulai membuat brand promise, biasanya pertanyaan yang sering muncul adalah, “Seperti apa sih brand promise yang bagus dan tepat sasaran?”

Untuk menjawab pertanyaan ini, kami akan mengutip langsung dari situs web Gary Fox. Bahwa menurut mereka, ada lima fondasi dasar dari brand promise yang kuat, yakni: (1) Simpel, (2) Dapat dipercaya, (3) Unik, (4) Mudah diingat, dan (5) Menginspirasi.

Cara membangun brand promise yang efektif dan efisien

1. Fokus pada audiens Anda

Fokus pada Audiens Anda │ Dok. Increasink

Seperti kita singgung sebelumnya, brand promise adalah bentuk komitmen Anda kepada Audiens. Maka itu, mau tidak mau Anda dan tim harus tahu apa yang diinginkan oleh audiens dari brand. Dengan begitu, apa-apa yang dilakukan oleh brand sesuai dengan ekspektasi dari audiens.

Selain itu, brand promise memudahkan Anda dan tim dalam membedakan diri dengan kompetitor. Audiens akan tahu apa bedanya brand Anda dengan kompetitor, sehingga mereka akan berlabuh pada brand Anda begitu menginginkan sesuatu secara spesifik.

2 Posisikan diri sebagai konsumen

Posisikan Diri Sebagai Konsumen │ Dok. Increasink

Dengan brand promise, Anda menjanjikan apa-apa kepada audiens, dan itu semua harus dipenuhi.

Coba bayangkan diri Anda sebagai konsumen Anda, kira-kira apa yang mereka inginkan setelah mengetahui brand promise Anda? Bentuk interaksi apa sih yang mereka mau? Perasaan apa yang mereka harapkan dapat dari segala aktivitas branding

Cata semua jawaban dari pertanyaan-pertanyaan di atas di selembar kertas. Setelah itu, rapikan dan gabungkan pertanyaan-pertanyaan itu menjadi sebuah statement singkat yang akan menjadi brand promise Anda!

3. Buat sesederhana mungkin tapi inspiring

Buat Sesederhana Mungkin tapi Inspiring │ Dok. Increasink

Pada intinya, brand promise itu harus sederhana dan mudah dipahami. Tidak perlu terlalu puitis nan sastrawi, tapi membuat konsumen butuh waktu untuk mencerna apa segala maksud darinya. Artikulasikan dengan jelas dan to the point.

Itu dasar-dasar membangun brand promise yang kuat.

Apakah ada cara cepat untuk membangun brand promise yang bagus? Ada. Namun, pertama-pertama Anda dan tim harus melalui langkah-langkah di atas. Baru setelah itu Anda dan tim bisa menerapkan salah satu cara berikut yang sekiranya cocok dengan profil brand:

Indicative

Dengan cara ini, brand promise Anda menggarisbawahi siapa brand, experience yang ditawarkan atau dimiliki, dan apa yang menjadikan brand istimewa. Pada intinya, benar-benar mengatakan siapa brand Anda sesungguhnya.

Contoh yang bagus ada:

  • The Judgement Free Zone – Planet Fitness
  • Feel like a woman – Revlon

Differentiating

Lewat cara ini, brand promise Anda mau tidak mau harus menegaskan betapa bedanya brand dengan kompetitor, mulai dari apa saja yang brand lakukan, siapa target market spesifiknya, hingga apa yang membuat brand Anda istimewa ketimbang kompetitor. Dengan begitu, audiens akan tahu harus pergi ke siapa begitu menginginkan sesuatu secara spesifik.

Contoh yang sukses ada:

  • Melts in your mouth, not in your hands –M&M’s
  • Be the world’s number one source of information. –Google

Measurable

Secara psikologis, audiens Anda akan lebih percaya sesuatu dalam bentuk angka. Karena dirasa spesifik dan lebih mungkin untuk ditepati. Inilah kenapa cara brand promise ini bagus untuk Anda yang ingin meyakinkan audiens untuk lebih memilih brand Anda.

Parameter yang dapat Anda gunakan dalam menuliskan statement untuk brand promise, antara lain sebagai berikut:

  • Waktu
  • Emosi 
  • Kualitas
  • Berapa banyak yang dihemat
  • Jarak

Contoh suksesnya ada:

  • 15 minutes or less can save you 15% or more on car insurance. –Geico
  • You’re going to like the way you look. –Men’s Wearhouse
3 Hal yang Harus Diperhatikan dalam Menepati Janji Anda │ Dok. Increasink

Template brand promise

Andai boleh berkata jujur, sebenarnya tidak ada pakem dalam membuat brand promise. Karena memang brand promise sendiri merupakan gabungan dari segala unsur dari brand Anda. Namun, Anda dan tim setidaknya dapat menggunakan rumus berikut dalam membuat brand promise:

Brand Promise = Positioning + Vision + Value Proposition

Rumus ini juga belum tentu langsung menghasilkan brand promise yang benar-benar sesuai dengan brand Anda. Anda dan tim perlu melakukan beberapa iterasi sampai akhirnya menemukan yang paling tepat.

Namun, Anda tak perlu khawatir. Ada Increasink yang siap membantu Anda dan tim dalam membuat brand promise! Bahkan lengkap dengan elemen-elemen brand lainnya, seperti brand identity, brand promise, dan sebagainya.

Kebetulan, saat ini kami sedang membuka FREE 1 sesi konsultasi bagi Anda yang baru pertama kali menggunakan jasa kami. Untuk masalah jadwal dan hal-hal lainnya bisa kita atur lebih lanjut.

Klik link ini untuk segera berkonsultasi.

Semoga artikel ini bermanfaat!
Sumber: Gary Fox | Hubspot | Indeed

Share:

Mau meningkatkan Bisnismu di Dunia Digital?

Dapatkan beragam artikel tutorial, insight dan tips menarik seputar dunia branding dan digital langsung melalui email Anda.
Berlangganan gratis sekarang!

By entering your email, you agree to our Terms of Service and Privacy Policy.

Anda mungkin suka

Mau meningkatkan Bisnismu di Dunia Digital?

Dapatkan beragam artikel tutorial, insight dan tips menarik seputar dunia branding dan digital langsung melalui email Anda. 

Berlangganan gratis sekarang!