fbpx
logo increasink blog

Brand Identity adalah “Kuda Hitam” Bisnis Anda, dan Ini Alasannya!

October 17, 2022
Bukan Hoaks, Brand Association adalah Kunci Merek Anda Dicintai Konsumen!

Brand identity adalah “kuda hitam” bisnis, tidak percaya? Mungkin Anda akan berubah pikiran ketika tahu merek sebesar Coca Cola dan Nike mengandalkan brand identity!

Memang, brand identity adalah apa?

Sederhananya, brand identity adalah apa yang coba merek citrakan mengenai dirinya, melalui tampilan visual.

Jadi, mulai dari desain, logo, tipografi, hingga warna. Merek coba menegaskan siapa dirinya melalui itu.

Supaya apa? Supaya mereka dapat mengenali merek tersebut dengan baik.

Supaya tahu dengan siapa diri mereka berhubungan.

Juga, supaya mereka dapat membedakan merek dengan kompetitor.

Jadi, tidak ada lagi namanya target audiens tertukar antara merek dan kompetitor.

Mereka tahu harus menuju ke mana ketika membutuhkan suatu hal.

Apalagi kalau ternyata produk dan pelayanan dari merek ternyata sesuai dengan brand identity.

Mereka akan jatuh cinta hingga akhirnya menjadi setia dengan merek.

Bukankah hubungan yang baik, salah satunya, dibangun dengan kesan pertama yang positif?

Contoh brand identity adalah…

Sederhananya begini.

Anda tentu sudah akrab dengan penampilan dari produk Coca Cola.

Perpaduan antara merah dan putih, tipografi yang khas, juga logo fenomenal itu.

Sampai-sampai sudah tertanam dalam alam bawah sadar Anda.

Jika mendengar nama Coca Cola, mungkin Anda langsung mendapat bayangannya.

Baca Juga  Bagaimana Brand Advocate Membantu Memajukan Bisnis Anda secara Cuma-Cuma!

Minuman soda kaleng dengan tipografi melengkung khasnya. Betul?

Kira-kira brand identity adalah seperti itu.

Elemen-elemen visualnya membuat kita langsung mengingat dan mengenali merek atau produknya.

Pertanyaannya: kalau begitu, apa bedanya brand identity dengan brand atau branding? Bukankah jatuhnya sama saja?

Jawabannya: jelas saja ketiganya berbeda.

Sementara, brand identity tentang elemen atau komponen yang mencitrakan merek kita…

Brand adalah tentang bagaimana konsumen memandang merek kita.

Adapun branding merujuk pada tindakan untuk membangun merek.

Jadi, ketiganya berbeda satu sama lain, ya…

Bagaimana cara membangun brand identity yang kuat?

1. Melakukan riset market

Cara membangun brand identity yang pertama melakaukan riset market.

Untuk mengetahui siapa target audiens Anda sebenarnya. 

Setidaknya ada empat hal yang patut dicapai:

  • Tahu siapa target audiens Anda
  • Menentukan visi dan misi perusahaan
  • Menetapkan value proposition untuk membedakan diri dari kompetitor
  • Analisis SWOT

2. Menentukan logo, color palette, dan template desain

Cara membangun brand identity kedua yaitu menentukan logo, color, pallete, dan template desain.

Mungkin Anda akan bertanya-tanya, “Kenapa saya harus menentukan tiga hal ini?”

Sederhana: untuk membangun brand identity yang konsisten dan kuat.

Brand identity seperti itu hanya bisa diwujudkan bilamana penggunaan visualnya konsisten.

Jadi, tidak ada namanya hari ini kita menggunakan font Myriad Pro, tetapi besoknya malah Arial.

Bukankah kalau berbeda target audiens juga jadi bingung mengenali kita?

Dengan konsistensi dan desain yang kuat, mereka akan tahu siapa diri kita. Bahkan tanpa harus kita lakukan branding secara terus-menerus

Sama halnya pada Coca Cola tadi.

Bukankah kita bisa langsung mengingatnya lantaran konsistensi dan desainnya yang kuat?

3. Perhatikan penggunaan bahasa di media sosial

Cara membangun brand identity keempat yaitu perhatikan penggunaan bahasa di media sosial.

Banyak dari kita berpikir untuk menggunakan gaya bahasa anak muda di media sosial.

Padahal, belum tentu gaya bahasa itu cocok dengan merek kita.

Baca Juga  Brand Value Bisa Dongkrak Penjualan Anda, Mau Tahu Kenapa?

Katakanlah merek kita memiliki target audiens para profesional. 

Apa iya kita mau menggunakan gaya bahasa anak muda? Tentu kesannya kurang etis dan sopan kan bagi mereka?

Kira-kira begitulah gambarannya.

Kita harus menyesuaikan gaya bahasa dengan siapa target audiens kita.

Tetapi juga sesuai dengan apa yang ingin dicitrakan oleh merek kita.

Penggunaan bahasa ini juga konsisten di semua media sosial.

Jangan sampai di Facebook menggunakan kata “aku”, tetapi di Instagram malah “saya”. 

Target audiens malah dibuat bingung dengan penyebutan yang tidak konsisten seperti itu.

Pilihlah salah satu yang itu mencerminkan siapa diri Anda sekaligus target audiens.

4. Memantau brand identity

Cara membangun brand identity yang terakhir adalah memantau brand identity.

Bagaimana cara tahu brand identity sudah terbangun dengan baik atau belum? Pantaulah brand mention secara rutin.

Apakah brand mention bernada positif? Apakah mungkin ada penyebutan mengenai brand identity secara spesifik?

Silakan Anda dan tim amati dengan baik. Diskusikan bersama hasil pemantauan kalian. Lantas, rumuskan strategi untuk membangun brand identity ke depannya.

Mari bangun brand identity bisnis Anda!

Bagaimana? Ternyata brand identity bermanfaat sekali, ya?

Seperti kami katakan sebelumnya: brand identity adalah “kuda hitam” bisnis Anda.

Meskipun sering diabaikan dan dianggap tidak penting, nyatanya brand identity dapat membantu perkembangan bisnis Anda.

Dengan setianya konsumen terhadap merek Anda, misalnya, tentu penjualan Anda akan terdongkrak secara signifikan.

Apa iya Anda dan tim ingin melewatkan kesempatan emas seperti ini?

Mari bangun brand identity bisnis Anda!

Kami dari Increasink siap membantu bisnis Anda berkembang lebih jauh!

Increasink merupakan digital agency yang bergerak di bidang digital marketing dan branding

Kami sudah membantu puluhan bisnis perorangan maupun perusahaan dalam membangun dan mengembangkan merek mereka.

Baca Juga  Mengenal Strategi Branding dan Contoh-Contoh Suksesnya [PART II]

Hubungi nomor di laman ini jika Anda tertarik untuk membangun brand identity bisnis Anda.

Terima kasih dan sampai jumpa!

Share this article:

DOWNLOAD

E-book Gratis

Dapatkan berbagai e-book seputar Marketing, Branding, SEO, Social Media secara gratis.

Langganan Newsletter Increasink

Dapatkan beragam artikel tutorial, insight dan tips menarik seputar dunia branding dan digital langsung melalui email Anda.
Berlangganan gratis sekarang!

By entering your email, you agree to our Terms of Service and Privacy Policy.

Anda mungkin suka

Mau meningkatkan Bisnismu di Dunia Digital?

Dapatkan beragam artikel tutorial, insight dan tips menarik seputar dunia branding dan digital langsung melalui email Anda. 

Berlangganan gratis sekarang!

free e-book

Manfaatkan social media trend untuk menjangkau lebih banyak pelanggan melalui media sosial.

× Whatsapp Kami