fbpx
logo increasink blog

Ambient Marketing, Trik Sederhana Buat Brand Mudah Diingat

July 18, 2022

Pernah melihat papan iklan 3D di sepanjang jalan? Atau malah fasilitas umum dengan efek 3D?

Nah, itu adalah contoh dari praktik ambient marketing, taktik pemasaran yang membuat kita mau mengingatnya tanpa pernah memintanya, karena efek visualnya yang begitu memorable di benak kita.

Memangnya, ambient marketing itu apa?

ambient marketing
Apa itu Ambient Marketing │ Dok.Increasink

Sederhananya, ambient marketing adalah taktik menaruh iklan dengan efek visual luar biasa di tempat outdoor tertentu yang dinilai cukup strategis. Strategis dalam artian sering dilalui target audiens mereka, tapi tempat itu tidak terduga akan digunakan. 

Itu artinya, iklan tidak harus melulu ditempatkan pada papan iklan, baliho, atau objek-objek lainnya dengan ukuran besar. Karena poin terpenting adalah membuat target audiens terkejut dengan visual iklan. Dengan begitu, iklan bisa ditempatkan di mana saja asal mudah dilihat. 

Mau taruh di bis? Sangat boleh! Anda bisa kreasikan konten iklan sesuka hati! Entah membuat bis memiliki efek 3D ataupun cukup menempelkan poster/iklan/produk desain grafis lainnya pada sisi bis. Asal sudah diatur sedemikian rupa sehingga dapat menarik pehatian banyak orang.

Apa untungnya menggunakan taktik ambient marketing?

Banyak. Bahkan sangat membantu brand Anda untuk lebih cepat diingat oleh target audiens. Nama brand bisa viral dalam sekejap, apalagi kalau iklannya memorablebrand akan dikenang sepanjang masa! Bayangkan; tanpa perlu keluar biaya lebih!

Baca Juga  Tidak Cuma B2C, Ini 4 Cara Buat B2B Gimmick Marketing Sukses!

Apakah ada risikonya?

Sayangnya, ada. Hal ini karena iklan sulit diprediksi, apakah akan menyita perhatian banyak orang atau tidak.

Lho, tapi tadi katanya dengan ambient marketing iklan akan cepat diingat?

Nah, itu hanya berlaku jika iklan Anda punya efek visual yang mampu membuat kagum alam bawah sadar target konsumen. Juga didukung penempatan iklan yang tepat — tidak membuat orang bingung tentang iklan tersebut.

Belum lagi mempertimbangkan masalah teknis. Misal, iklan ditempatkan di bangku-bangku kota dengan menggunakan cat berefek 3D. Nah, akan sangat mungkin untuk catnya luntur terkena hujan atau basah karena kursi sering diduduki banyak orang. Menjadikan eksekusi ambient marketing berujung pada kegagalan.

Lalu, bagaimana caranya agar ambient marketing bisa berjalan sukses?

Anda dan tim harus mengajukan beberapa pertanyaan di bawah sebelum memutuskan untuk menjalankan taktik ambient marketing:

  • Apakah pesan iklan sudah dipastikan efektif dan sesuai dengan brand?
  • Apakah target lokasi mampu membuat kagum target audiens?
  • Adakah faktor X dari iklan yang membuatnya mudah diingat target audiens?
  • Dengan konsep dan desain iklan seperti ini, apakah target audiens bisa mengingatnya untuk waktu yang cukup lama atau ternyata hanya sebentar? 
  • Kira-kira iklan tersebut bisa dikreasikan dalam bentuk-bentuk iklan lainnya tidak, ya? Ambil contoh papan reklame, stiker, poster, dan sebagainya.
  • Untuk warna, font style, dan ukuran iklan, apakah sudah menarik, menonjol, dan sesuai dengan brand?

Adakah contoh sukses ambient marketing?

Tentu saja ada. Berikut kami berikan beberapa contohnya:

Grab dengan “tempat penungguan berbentuk helmnya” 

ambient marketing
Grab Ambient Marketing │ Dok.Increasink

Bicara soal Grab, kita semua pasti langsung teringat dengan layanan antar-jemput menggunakan bantuan supir ojek, pengiriman makanan, dan kemudahan-kemudahan lainnya. 

Baca Juga  4 Strategi Optimasi Twitter untuk Bisnis e-Commerce

Begitu kental dengan helm hijau fenomenal itu bukan?

Itu sebabnya, pada suatu ketika, Grab mencoba menggunakan taktik ambient marketing untuk memperkuat brand awareness-nya lebih jauh. Dengan cara menjadikan helm ikoniknya sebagai referensi desain tempat penungguan layanan GrabBike.

Idenya keren sekali ‘kan?

Lay’s yang benar-benar “memamerkan keunikan keripik kentangnya”

ambient marketing
Lay’s Ambient Marketing │ Dok.Increasink

Keripik kentang dibuat campaign dengan menggunakan taktik ambient marketing, itu benar-benar ada. Dan Lay’s berhasil membuktikannya. 

Jadi, Lay’s mencoba untuk membuat iklan di sepanjang langit terowongan bawah tanah. Adapun iklan tersebut berupa gambar kentang-kentang yang sudah ditanam di tanah dengan menggunakan efek 3D.

Dengan begitu, pesan Lay’s bahwa produk keripik mereka sehat dan organik, dapat tersampaikan dengan baik. 

Penutup

Pada intinya, ambient marketing ialah taktik pemasaran dengan menempatkan iklan di tempat tertentu yang dinilai strategis, di mana tentunya konten iklan begitu menarik dan ada efek 3D-nya.

Seperti taktik marketing pada umumnya, sudah tentu ambient marketing memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. Tinggal bagaimana kita mempersiapkannya sebaik mungkin, dengan melihat beberapa contoh sukses yang ada dan melakukan brainstorming bersama tim. 

Ambient marketing sendiri termasuk salah satu taktik guerilla marketing, atau taktik pemasaran dengan memberikan efek kejutan kepada target audiens.

Jika Anda tertarik untuk mendalami guerilla marketing, silakan membaca selengkapnya melalui artikel ini. Juga, membaca artikel mengenai taktik guerilla marketing lainnya, yaitu ambush marketing, di sini.

Semoga bermanfaat!

Sumber: Penji | SendPulse | SFWP

Share this article:

DOWNLOAD

E-book Gratis

Dapatkan berbagai e-book seputar Marketing, Branding, SEO, Social Media secara gratis.

Langganan Newsletter Increasink

Dapatkan beragam artikel tutorial, insight dan tips menarik seputar dunia branding dan digital langsung melalui email Anda.
Berlangganan gratis sekarang!

By entering your email, you agree to our Terms of Service and Privacy Policy.

Anda mungkin suka

Mau meningkatkan Bisnismu di Dunia Digital?

Dapatkan beragam artikel tutorial, insight dan tips menarik seputar dunia branding dan digital langsung melalui email Anda. 

Berlangganan gratis sekarang!

free e-book

Manfaatkan social media trend untuk menjangkau lebih banyak pelanggan melalui media sosial.